1 السالم عليكم ورحمة هللا وبركاته Assalamu alaikum wr, wb. Yang saya hormati, Panitera Pengadilan Tinggi Agama Semarang; Yang saya hormati, Plt. Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Semarang; Yang saya hormati, Pejabat struktural dan fungsional Pengadilan Tinggi Agama Semarang; Yang saya hormati, Panitera Pengadilan Agama Se-Jawa Tengah. Hadirin yang berbahagia.
Puji syukur tetap kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Berkat limpahan taufik dan hidayah-nya kita semua dalam keadaan sehat wal afiat dan dapat melaksanakan aktifitas keseharian dengan baik. Selanjutnya Salawat serta salam kita sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW. Pertemuan ini akan saya awali dengan ungkapan bijak yang menyatakan, bahwa : Jika Tajam jangan sampai melukai ; Jika Cepat jangan sampai mendahului Jika Pintar jangan sampai menggurui. Berkaitan dengan acara hari ini yaitu Penyerahan Surat Keputusan Dirjen Badilag tentang Pengangkatan 2
Panitera di lingkungan Pengadilan Agama se-jawa Tengah. Ungkapan di atas berhubungan sangat erat, karena masih saja ada Pengadilan Agama yang berhubungan langsung dengan Mahkamah Agung dan Badilag tanpa PTA Semarang mengetahuinya. Terlepas dari itu semua, saya berharap kedepan mari kita semua kembali kepada aturan dalam bekerja, sehingga yakin dan percaya yang namanya karier ataupun reward, tanpa dimintapun jika pimpinan menilai baik tentunya tetap akan di promosikan. Saudara-saudara yang berbahagia. Dengan terbitnya Perma Nomor 7 Tahun 2015, saudara-saudara yang 3
tadinya terbebani dengan dua tugas dibidang administrasi kepaniteraan dan administrasi kesekretariatan, sekarang tugas tersebut sudah berkurang, saudara-saudara dapat lebih fokus dan konsentrasi menyelesaikan tugas-tugas administrasi kepaniteraan plus pelayanan prima kepada pencari keadilan. Hasil kunjungan saya kebebarapa Pengadilan Agama masih belum sempurnanya pengelolaan administrasi kepaniteraan, khususnya pengelolaan register, berkas perkara dan arsip perkara. Maka tugas pokok sebagai panitera kedepan adalah kembali ke habitatnya untuk menyelesaikannya dengan baik dan sempurna. Jangan banyak berkeluh 4
kesah dalam bekerja, berkaitan dengan penempatan, berkaitan dengan promosi dan lain sebagainya. Bekerjalah dengan sebaik-baiknya, Mari kita imbangi penghasilan yang kita dapati saat ini dengan imbalan pekerjaan yang baik. Selanjutnya, Setelah resmi saudarasaudara dilantik, maka resmilah pemisahan antara Panitera dan Sekretaris di Pengadilan Agama. Maka saya berpesan : 1. Jangan ada istilah matahari kembar, atau matahari dan bulan, antara Panitera dan Sekretaris. masing-masing mempunyai kewenangan, tugas pokok dan fungsi yang berbeda, maka 5
kerjakan tugas masing-masing dengan baik. 2. Tetap jaga hubungan kooordinasi yang baik antara Panitera dan Sekretaris, jangan ada yang merasa lebih unggul sementara merendahkan yang lain. 3. Tidak terjadi rebutan asset terutama kendaraan, bicarakan baik-baik konsultasikan dengan Ketua Pengadilan dan selesaikan dengan baik. 4. Jangan ada yang merasa kehilangan jabatan dan kewenangan, kalau selama ini saudara-saudara ikut mengelola DIPA dan mengelola asset maka biarlah persoalan DIPA dan asset dikerjakan oleh Sekretaris dan jajarannya, dengan demikian 6
harusnya bersyukur tugas saudarasaudara menjadi ringan. Itulah konsekwensi logis yang harus diterima dengan struktur baru Mahkamah Agung RI yang harus kita laksanakan dengan baik. Saudara-saudara yang berbahagia. Untuk itu, saya berpesan sekali lagi bekerja dengan baik, bekerja cerdas dan bekerja tuntas yang pada akhirnya pelayanan kita terhadap pencari keadilan dapat terwujud secara maksimal. Kemudian, kedepan untuk lebih meningkatkan kepercayaan kepada publik, maka saudara-saudara sudah harus berfikir untuk meng-iso-kan satuan kerja 7
masing-masing sebagaimana Pengadilan Agama Purbalingga yang telah meraih ISO yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Mahkamah Agung di Bandung tanggal 29 Januari 2016 yang lalu. Dengan cara komitmen dengan seluruh jajaran dan koordinasi dengan semua bagian dan konsultasikan dengan Pimpinan. Akhirnya, semoga Allah SWT memberkahi kita semua, Sekian, terima kasih atas segala perhatiannya dan mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan. Billahitaufik wal hidayah Wassalamu alaikum Wr, Wb. 8
9 SAMBUTAN KETUA PENGADILAN TINGGI AGAMA SEMARANG DALAM ACARA PENYERAHAN SURAT KEPUTUSAN DIRJEN BADILAG TENTANG PENGANGKATAN PENITERA PENGADILAN AGAMA SE-JAWA TENGAH SEMARANG, 2 FEBRUARI 2016
10